20 september 2011
Lantai 9 Lumire Senen, Jakarta
Dia menatap ke dalam cermin,,
menanti,,yang dinanti tak pernah mengerti,,
menunggu,,yang ditunggu tak tahu,,
Dia tak pernah memberi tanda,,
apalagi berkata kalau dia cinta,,
Dia dan cintanya berlindung dan bertahan
dibalik kata persahabatan,,
Dia menatap ke dalam cermin,,
melihat air matanya menitik,,
Dia menangis,,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar